Safari Jumat Desa Kundi Bersatu Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat

Safari Jumat di Tengah Guyuran Hujan di Desa Kundi Bersatu Simpang Teritip Bangka Barat

Kedatangan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Daerah, H.K.A. Cholil, S.Pd.I, M.Si beserta rombongan di Masjid Baitul Muttaqin Kundi Bersatu Desa Bukit Terak Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat ini disambut hujan lebat. Meskipun diguyur hujan, kegiatan Safari Jumat Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jumat, 11 Maret 2016 tetap berjalan. Masjid Baitul Muttaqin yang merupakan masjid terbesar di Desa Kundi Bersatu dipadati jemaah hingga ke teras masjid. Diperkirakan lebih dari 600 orang jemaah yang hadir di sana termasuk Camat Simpang Teritip, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kundi Bersatu. Masjid Baitul Muttaqin adalah masjid kebanggaan masyarakat Kundi Bersatu. Terbukti walaupun Desa Kundi terpecah menjadi tiga desa yang salah satunya adalah Desa Bukit Terak, tapi masyarakat dari desa yang terpecah masih kerap datang dan sholat di sana.

Usai sholat Jumat, acara dilanjutkan dengan ramah tamah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dengan masyarakat Kundi Bersatu yang dibuka langsung oleh Kepala Desa Kundi Bersatu. Beliau dalam sambutannya merasa sangat senang atas kunjungan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung beserta rombongan dan berharap adanya penjadwalan kunjungan rutin Gubernur Kepulauan Bangka Belitung atau yang mewakili ke Desa Kundi Bersatu. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung atau yang mewakili yaitu Bapak H.K.A. Cholil, S.Pd.I, M.Si. Beliau menyampaikan permohonan maaf Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Rustam Effendi yang berhalangan hadir di Masjid Baitul Muttaqin. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah mensukseskan pemilukada Bangka Barat dan pada tahun 2017 akan berlangsung pemilukada Gubernur. H.K.A. Cholil menghimbau agar masyarakat bersyukur atas nikmat yang diperoleh berupa terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercinta ini yang telah berusia 15 tahun.

Acara ramah tamah di buka dengan dialog bersama warga Desa Kundi Bersatu. Pertanyaan pertama dibuka oleh Kepala Desa Kundi Bersatu yang mencurahkan isi hatinya tentang proposal Masjid yang tidak dicairkan. Kemudian pertanyaan kedua diajukan oleh salah satu warga yang berharap pelebaran jalan menuju desa Kundi Bersatu sehingga memudahkan akses perekonomian Desa Kundi Bersatu. Pertanyaan terakhir datang dari tokoh masyarakat Kundi Bersatu yang mempertanyakan keadaan perekonomian saat ini dimana harga karet dan sawit yang terus turun. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas masalah perekonomian Desa Kundi Bersatu dengan memperkenalkan jenis tanaman baru dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi untuk memperbaiki perekonomian masyarakat mengingat sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Kundi Bersatu adalah bertani.

H.K.A. Cholil mempersilahkan Bapak Asyraf Suryadin selaku kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menjawab langsung pertanyaan pertama mengingat masalah bantuan sosial dan hibah merupakan tupoksi Biro Kesra. Bapak Asyraf Suryadin menyesalkan tidak dicairkannya dana bantuan Masjid Baitul Muttaqin. Beliau mengatakan hal ini terjadi bisa disebabkan oleh banyak kemungkinan. Bisa disebabkan karena berkas pencairan Masjid Baitul Muttaqin yang kurang lengkap. Perubahan aturan pencairan dana bantuan sosial dan hibah dimana pada tahun 2016 berdasarkan Surat Edaran dari Permendagri Nomor 900/4627/SJ tentang Penajaman Ketentuan Pasal 298 ayat (5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ditambah lagi pergantian Kepala Biro Kesra yang telah empat kali dalam kurun waktu dua tahun terakhir. “Jika saat ini proposal permohonan bantuan Masjid Baitul Muttaqin telah memenuhi syarat dan lengkap, segera ajukan kembali ke Biro Kesra agar dapat diproses lebih lanjut,” saran Kepala Biro Kesra, Bapak H. Asyraf Suryadin menutup pertanyaan pertama.

Pertanyaan kedua adalah tentang masalah pelebaran jalan masuk menuju Desa Kundi Bersatu. Bapak H.K.A. Cholil mengatakan hal ini harus dibicarakan kembali mengingat jalan masuk menuju Desa Kundi Bersatu adalah jalan Kabupaten. Jadi hal ini harus di diskusikan kembali dengan pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Apakah statusnya akan dinaikkan menjadi jalan Provinsi atau tetap menjadi jalan Kabupaten. Dan untuk pertanyaan terakhir adalah alternatif hasil pertanian selain karet dan sawit untuk solusi krisis ekonomi saat ini. “Dalam hal ini saya tidak dapat memutuskan, tapi harus dikoordinasikan dengan instansi terkait,” tutup beliau. Usai acara ramah-tamah, Safari Jumat Desa Kundi Bersatu Kecamatan Simpang Teritip ditutup dengan santap siang bersama.

Sumber: 
Humas Biro Kesra
Penulis: 
Rahmadini Rosalia
Fotografer: 
Sodri

Berita

19/10/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
05/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
03/01/2022 | Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita Berdasarkan Kategori